Kominfo Provinsi Bengkulu Luncurkan “Pojok Media”, Ajak Wartawan Angkat Nama Daerah di Tingkat Nasional
Foto Bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo, Miftarul Ilmi (Duduk Tengah) bersama beberapa Insan Media Bengkulu, Kamis (3/7/25) (Foto: Ardiyanto/repoeblik.com)

Kominfo Provinsi Bengkulu Luncurkan “Pojok Media”, Ajak Wartawan Angkat Nama Daerah di Tingkat Nasional

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Bengkulu resmi meluncurkan ruang khusus bagi para jurnalis bertajuk “Pojok Media”, Kamis (3/7/2025). Inisiatif ini digagas oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo, Miftarul Ilmi, sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.

“Ini adalah langkah awal. Kami ingin membangun komunikasi yang lebih baik dan terbuka dengan kawan-kawan media. Ke depan, akan kami agendakan juga audiensi langsung bersama Gubernur Bengkulu,” ujar Miftarul saat menyambut puluhan wartawan di lapangan upacara Kantor Kominfo Provinsi Bengkulu.

Pojok Media ini dilengkapi fasilitas pendukung seperti koneksi internet (WiFi) dan perlengkapan penunjang lainnya, sehingga dapat digunakan sebagai ruang kerja wartawan untuk memproduksi berita secara nyaman dan profesional.

Dalam pertemuan itu, Miftarul juga menegaskan pentingnya pemberitaan yang faktual dan menjauhi hoaks. Ia menyampaikan bahwa media memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga iklim kondusif daerah.

“Bengkulu ini sudah top, tapi harus lebih ditopkan lagi di kancah nasional. Karena itu kami mengajak media untuk memperkuat pemberitaan positif, tanpa mengesampingkan kritik yang konstruktif,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kritik dari media bukanlah sesuatu yang tabu, melainkan bagian dari kontrol yang sehat terhadap program-program pemerintah. “Kami menyadari, kritik yang disampaikan media merupakan bentuk tanggung jawab sosial. Karena itu, kami terbuka dan siap berbenah,” tambahnya.

Kepala Stasiun TVRI Bengkulu, Suryadi, menyambut baik inisiatif ini. Ia mengingatkan pentingnya keterbukaan narasumber dalam merespons kebutuhan informasi media. “Kami mendukung langkah Pemprov. Tapi tentu kami juga berharap ada kemudahan akses terhadap narasumber agar informasi yang kami sampaikan tetap akurat dan berimbang,” jelasnya.

Suryadi juga menekankan bahwa media bukan hanya menyoroti hal-hal negatif, tetapi juga bertugas menyampaikan fakta sebagai kontrol publik. “Media tidak bertujuan menjatuhkan, tapi menjaga agar program-program pemerintah tetap berada di jalur yang benar dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan diluncurkannya Pojok Media, diharapkan hubungan antara pemerintah dan media di Bengkulu semakin erat, sinergis, dan berorientasi pada kemajuan bersama.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *