Sebelum momen deklarasi ini, relawan Projo telah menggelar Rakernas di GBK, yang dihadiri oleh ribuan anggota dan simpatisan. Rakernas ini menjadi lebih istimewa dengan hadirnya Presiden Joko Widodo sebagai pembicara utama. Dalam pidatonya, Jokowi menyebutkan kriteria yang menurutnya penting untuk seorang pemimpin di masa depan.
Ketua Umum Projo, Budi Arie, juga menyinggung kriteria calon presiden yang disebutkan oleh Jokowi dalam momen deklarasi dukungan. Budi Arie yakin bahwa kriteria yang disebutkan oleh Jokowi merujuk kepada Prabowo Subianto. Hal ini menunjukkan bahwa Projo telah melakukan pemilihan teliti dan merasa bahwa Prabowo Subianto adalah calon yang paling sesuai dengan visi dan nilai-nilai yang mereka anut.
Deklarasi Projo ini menciptakan gelombang diskusi dan spekulasi dalam dunia politik Indonesia. Ini juga menggambarkan dinamika yang mendalam dalam politik Indonesia dan bagaimana aliansi dan dukungan politik dapat berubah seiring waktu.
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) keenam Projo diresmikan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada sebuah acara yang berlangsung di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Dalam momen yang sangat penting ini, Presiden Jokowi memberikan pidato pembukaan dan berbicara tentang kriteria yang menurutnya penting untuk pemimpin masa depan.
Ketua Umum Projo, dalam pernyataannya setelah Rakernas, menjelaskan, “Rakernas VI Projo kami sudah dibuka resmi oleh Bapak Presiden Jokowi, beliau sudah menyampaikan beberapa hal, termasuk kriteria-kriteria calon pelanjut beliau. Kami dari Projo menyimpulkan bahwa calon yang dimaksud adalah Bapak Prabowo.”




