Bengkulu – Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, punya cara unik dan inovatif. Ia menyiapkan hadiah spesial dengan total Rp12 juta bagi Ketua RT yang berhasil menggerakkan warganya membayar PBB paling cepat dan terbanyak.
“Bagi Bapak/Ibu Ketua RT yang wilayahnya warganya paling banyak dan cepat melunasi PBB, akan kami berikan insentif. Juara pertama mendapat Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta,” kata Dedy dengan penuh semangat.
Agar lebih adil, Dedy menjelaskan bahwa nantinya RT akan dikelompokkan berdasarkan jumlah kepala keluarga (KK) di wilayahnya.
“Ada tiga kategori. Pertama, RT dengan maksimal 100 KK. Kedua, RT dengan maksimal 200 KK. Ketiga, RT dengan lebih dari 200 KK,” terangnya.
Selain memacu semangat para Ketua RT, Dedy juga mengingatkan pentingnya membayar pajak sebagai modal utama pembangunan kota, mulai dari perbaikan jalan, pembangunan jembatan, irigasi, hingga mempercantik wajah Kota Bengkulu.
“Pajak PBB ini sangat penting. Dari pajak inilah kita membangun jalan, drainase, lampu jalan, dan berbagai fasilitas lainnya untuk masyarakat,” tuturnya.
Untuk memudahkan pembayaran, Pemkot Bengkulu kini telah menghadirkan inovasi digital lewat aplikasi PADEK. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat membayar PBB dan pajak daerah lainnya secara online, kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu datang ke kantor pajak.
“Masyarakat cukup lewat HP saja. Bisa langsung bayar, cetak SPPT sendiri, dan bahkan ikut undian berhadiah sepeda motor,” ujar Dedy.
Melalui inovasi ini, Dedy berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat, sekaligus mempercepat pembangunan kota yang lebih maju dan modern.





