Kabut Asap Selimuti Bengkulu Kiriman Dari Tetangga
Kabut Asap Selimuti Bengkulu Kiriman Dari Tetangga - Foto Dok Tv One News

Kabut Asap Selimuti Bengkulu, Kiriman dari Tetangga

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu, Repoeblik – Kabut Asap Selimuti Bengkulu, dan kali ini terlihat lebih pekat dari sebelumnya. Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu mengklaim bahwa kabut asap tersebut berasal dari provinsi tetangga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Riduan, menjelaskan situasi tersebut dalam sebuah konferensi pers pada pagi ini. “Pagi ini kabut asap terlihat menyelimuti Kota Bengkulu, itu kabut asap kiriman dari Sumsel (Sumatera Selatan) dan Jambi karena di Bengkulu titik api mulai berkurang,” kata Riduan dilangsir detik Sumbagsel.

Kabut asap yang semakin pekat ini menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah setempat. Selain mengganggu kualitas udara, kabut asap juga dapat membahayakan kesehatan warga Kota Bengkulu. Dinas Lingkungan Hidup telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi situasi ini, termasuk memonitor tingkat polusi udara dan memberikan peringatan kepada warga untuk menghindari aktivitas di luar ruangan saat kabut asap terlihat tebal.

Riduan juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan instansi terkait untuk mengendalikan sumber kabut asap di provinsi tetangga. “Kami sedang berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Sumsel dan Jambi untuk mengurangi titik api di wilayah mereka agar kabut asap yang masuk ke Bengkulu dapat berkurang,” tambahnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Riduan, memberikan penjelasan mengenai kondisi kabut asap yang saat ini menyelimuti kota. Meskipun kabut terlihat lebih tebal, ia menyatakan bahwa kualitas udara di Kota Bengkulu masih dalam kategori yang baik dan tidak berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Namun, warga tetap diminta untuk tetap waspada.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *