Bengkulu – Festival Serempak yang diselenggarakan Museum Cagar Budaya Kementrian Kebudayaan di Benteng Marlborough, 27–28 September 2025, memakan korban.
Seorang personel Group Marhaban Ar Raudhah bernama Tara terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu setelah tertimpa tenda di area pintu keluar benteng tadi malam, Minggu (28/9/25).
Rekan korban, Gadis, menceritakan insiden tersebut terjadi secara tiba-tiba sesaat setelah personel Marhaban Ar Raudhah selesai tampil sekitar pukul 20.45 WIB.
“Saat kami hendak pulang, tiba-tiba gerimis turun disertai angin kencang. Tenda di pintu keluar Benteng Marlborough porak-poranda dan menimpa satu orang personel,” ungkap Gadis.
Menurutnya, tiga orang berhasil menghindar, namun satu orang tidak sempat menyelamatkan diri. “Korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh panitia. Alhamdulillah, kondisinya sekarang sudah membaik dan kemungkinan bisa pulang hari ini,” tambahnya.
Sementara itu, Saska, Selaku Project Manager dalam Festival ini, belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut meski sudah dihubungi melalui telepon dan pesan WhatsApp.





