Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu membuka pendaftaran Sekolah Rakyat tingkat SMA untuk tahun ajaran 2025. Sekolah ini diperuntukkan bagi keluarga miskin ekstrem dan rentan miskin, sebagai bagian dari program prioritas nasional yang mengusung pendidikan gratis dan diasramakan.
Menurut Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, program ini menjadi bukti kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan setara bagi masyarakat kurang mampu. Anak-anak yang diterima akan mendapatkan fasilitas asrama, pendidikan gratis, hingga konsumsi sehari-hari yang semuanya ditanggung pemerintah.
Berikut syarat pendaftaran Sekolah Rakyat tingkat SMA di Bengkulu:
1. Usia 16–21 tahun per 1 Juli 2025
2. Lulusan SMP/MTs atau sederajat
3. Terdaftar dalam Kartu Keluarga minimal 1 tahun sebelum pendaftaran
4. Termasuk dalam kelompok Desil 1 atau Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
5. Berprestasi akademik/non-akademik (jika ada)
6. Sehat jasmani dan rohani
7. Bersedia tinggal di asrama (boarding school)
8. Surat Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dari orang tua/wali
Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, menambahkan bahwa program ini akan difokuskan untuk tingkat SMA terlebih dahulu. Saat ini, sudah ada 24 siswa dari total kuota 60 yang mendaftar.
“Sekolah ini juga terbuka untuk anak-anak yang berisiko putus sekolah, terutama mereka yang kini duduk di kelas IX SMP. Seluruh biaya ditanggung pemerintah, mulai dari seragam, biaya pendidikan, hingga makan sehari-hari,” jelas Sahat, Rabu (16/4/25).
Pendaftaran dibuka dari 1 hingga 30 April 2025 melalui Dinas Sosial Kota Bengkulu atau tenaga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) setempat.
Wali Kota Dedy Wahyudi pun mengajak seluruh warga kota untuk ikut menyebarkan informasi ini. “Jangan lewatkan kesempatan emas ini. Ayo daftarkan anak-anak kita ke Sekolah Rakyat. Ini program Presiden Prabowo, benar-benar gratis, tidak dipungut biaya sepeser pun,” tegasnya.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Dinas Sosial Kota Bengkulu atau SDM PKH di wilayah masing-masing.





