IHSG Indonesia alami Kenaikan Setelah Sempat Turun
IHSG Indonesia alami Kenaikan Setelah Sempat Turun - Foto Dok Kata Data

IHSG Indonesia alami Kenaikan Setelah Sempat Turun

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Selain itu, perkembangan ekonomi global dan berita internasional juga tetap menjadi faktor penting yang memengaruhi pergerakan IHSG. Para pelaku pasar dan investor tetap memantau perkembangan situasi global yang dapat memengaruhi investasi di Indonesia.

Pemerintah Indonesia akan menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) dengan mengeluarkan 8 seri yang memiliki masa jatuh tempo mulai dari 1 Februari 2024 hingga 15 Agustus 2051. Pada lelang SUN tersebut, pemerintah menargetkan akumulasi indikatif mencapai kisaran antara Rp 19 triliun hingga Rp 28,5 triliun.

Keputusan untuk melelang serangkaian SUN ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam membiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2023. Lelang SUN merupakan salah satu instrumen keuangan yang digunakan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dana demi menjalankan program-program pembangunan dan pelayanan publik.

Dalam lelang SUN kali ini, pemerintah menawarkan 8 seri dengan beragam jangka waktu jatuh tempo, memungkinkan para investor untuk memilih sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi mereka. Ini juga memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam diversifikasi portofolio.

Sementara itu, pasar saham Indonesia masih mencatatkan investor asing yang melakukan penjualan bersih (net sell). Pada perdagangan tanggal 30 Oktober 2023, investor asing mencatatkan jual bersih di seluruh pasar senilai Rp 370,80 triliun. Jika diakumulasikan sejak awal tahun 2023 (year to date), total jual bersih mencapai Rp 11,97 triliun.

Gambar Gravatar
Wartawan yang menaruh perhatian pada berita daerah dan nasional, perkembangan lokal, dengan fokus pada penyajian informasi yang faktual, terverifikasi, dan dekat dengan kebutuhan pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *