Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat kegiatan halalbihalal di Kantor Gubernur Bengkulu, Senin pagi (30/3/2026).(foto:anto)
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat kegiatan halalbihalal di Kantor Gubernur Bengkulu, Senin pagi (30/3/2026).(foto:anto)

Helmi Hasan Minta Maaf ke ASN Saat Halalbihalal di Kantor Gubernur

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

BengkuluGubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) saat kegiatan halalbihalal di Kantor Gubernur Bengkulu, Senin pagi (30/3/2026).

Halalbihalal itu digelar Gubernur Helmi Hasan bersama Wakil Gubernur Bengkulu Mian dalam suasana sederhana. Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Helmi menyebut halalbihalal dilaksanakan serentak di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Bengkulu. Ia lalu menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekeliruan yang terjadi selama satu tahun terakhir.

“Hari ini halalbihalal dilaksanakan secara serentak di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Selama satu tahun ini tentu ada kekeliruan dan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi, saya dan Wakil Gubernur menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ASN dan PPPK,” ujar Helmi.

Momentum halalbihalal itu juga dimanfaatkan Helmi untuk meluncurkan kebijakan baru di bidang perpajakan kendaraan bermotor. Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi memberlakukan diskon 50 persen pajak kendaraan bermotor luar daerah atau non-BD melalui program Bea Balik Nama Kendaraan (BBNK).

Peluncuran program tersebut ditandai dengan pelepasan balon udara di halaman Kantor Gubernur sebagai simbol dimulainya kebijakan itu. Program diskon ini berlaku selama lima bulan ke depan.

Helmi berharap masyarakat Bengkulu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk segera melakukan balik nama kendaraan menjadi nomor polisi Bengkulu. Menurut dia, kebijakan ini menjadi tahap awal sebelum pemerintah daerah menyiapkan program pemutihan pajak kendaraan secara lebih luas.

“Kita berikan diskon selama lima bulan. Setelah itu, akan ada program pemutihan secara menyeluruh. Saat ini difokuskan untuk kendaraan non-BD terlebih dahulu. Program pemutihan pajak juga sedang kita rancang,” jelasnya.

Dengan peluncuran program ini, Pemprov Bengkulu menargetkan semakin banyak kendaraan luar daerah yang beroperasi di Bengkulu beralih menjadi kendaraan bernomor polisi BD. Di sisi lain, kegiatan halalbihalal juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pimpinan daerah dengan seluruh ASN dan PPPK usai perayaan Idulfitri.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *