Bengkulu – Di antara calon kepala daerah (Cakada) di Indonesia, Helmi Hasan, calon Gubernur Bengkulu nomor urut 01, mungkin menjadi satu-satunya yang secara terbuka menyebarkan nomor ponsel pribadinya kepada masyarakat. Langkah ini selalu dilakukannya dalam setiap kampanye, bersama pasangannya Ir. Mian, untuk memastikan masyarakat bisa langsung menghubunginya jika menghadapi persoalan.
Adik dari Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ini menegaskan, dengan nomor ponsel yang tersebar luas, warga tidak perlu khawatir untuk melaporkan permasalahan yang dihadapi. Helmi Hasan menjelaskan bahwa ini akan memungkinkannya untuk mengambil tindakan cepat dalam menanggulangi setiap keluhan warga.
“Nomor ponsel ini sudah saya sebarkan sejak menjabat sebagai Wali Kota Bengkulu, karena saya ingin mendengar langsung dari warga dan segera mencari solusinya,” kata Helmi Hasan kepada warga dalam salah satu kampanyenya.
Komitmen Helmi Hasan untuk Warga Bengkulu
Helmi Hasan berjanji bahwa kebijakan ini akan terus berlaku jika dirinya terpilih sebagai Gubernur Bengkulu. Melalui aplikasi WhatsApp, masyarakat Bengkulu dapat langsung berinteraksi dengan Helmi untuk menyampaikan keluhan atau aspirasi mereka.
“Tak perlu takut atau sungkan untuk melapor. Jika ada masalah yang menjadi kewenangan pemerintah, laporkan segera agar kami bisa mencarikan solusi terbaik,” ungkapnya.
Nomor WhatsApp yang disebarkan Helmi Hasan adalah 0811-737-646, dan masyarakat juga bisa mengikuti Helmi melalui live TikTok di kanal resminya. Ia meyakini bahwa digitalisasi adalah solusi terbaik untuk mempercepat komunikasi antara pemimpin dan warganya.
Pemimpin yang Melek Digitalisasi
Sebagai calon gubernur yang digadang-gadang sebagai pilihan Presiden terpilih Prabowo Subianto, Helmi Hasan menyatakan bahwa kepala daerah yang anti terhadap media sosial adalah pemimpin yang ketinggalan zaman. Menurutnya, era digitalisasi memungkinkan masyarakat untuk lebih mudah menyampaikan aspirasi tanpa harus datang ke kantor pemerintahan.
“Kalau ada kepala daerah yang anti dengan media sosial, itu keblinger. Karena sekarang ini, media sosial adalah sarana penghubung yang cepat dan efektif antara pemimpin dan warga,” tegasnya.
Dengan terbukanya akses komunikasi ini, Helmi Hasan bertekad membangun Bengkulu yang lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.




