Dari perbandingan hasil survei antara kedua bulan tersebut, dapat dilihat bahwa Prabowo Subianto mempertahankan posisinya sebagai calon dengan elektabilitas tertinggi, naik sedikit dari 36,3% pada bulan Agustus menjadi 36,5% pada bulan Oktober.
Ganjar Pranowo juga mempertahankan posisinya sebagai calon dengan elektabilitas kedua tertinggi, meskipun mengalami penurunan kecil dari 32,4% pada bulan Agustus menjadi 31,2% pada bulan Oktober.
Sementara Anies Baswedan, yang menduduki peringkat ketiga dalam kedua survei, juga mengalami penurunan elektabilitas dari 20,0% pada bulan Agustus menjadi 18,7% pada bulan Oktober.
Selain itu, angka “Tidak tahu/Tidak jawab” mengalami kenaikan dari 11,3% pada bulan Agustus menjadi 13,6% pada bulan Oktober, menunjukkan bahwa sebagian responden mungkin masih dalam proses mengumpulkan informasi atau belum memutuskan pilihan mereka terkait calon presiden.
Penulis : Affif Dwi As’ari
Editor : Affif Dwi As’ari




