Gubernur Bengkulu Dihujat Netizen, Pro dan Kontra Pinjaman Rp2 Triliun?
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di sela Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Bengkulu, Selasa (26/8/25)(foto: Ardiyanto/repoeblik.com)

Gubernur Helmi Hasan Apresiasi Pangdam Radin Inten Membangun 10 Jembatan Garuda

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

BengkuluGubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, S.E. menyampaikan apresiasi atas peran TNI dalam membangun sejumlah Jembatan Perintis Garuda di wilayah Provinsi Bengkulu. Menurut Gubernur, apa yang dilakukan TNI sangat bermanfaat bagi masyarakat dan layak mendapat apresiasi tinggi.

“Secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pangdam Radin Inten atas peran serta aktif anggota TNI di bawah koordinasi Korem 041/Garuda Emas yang telah turut membangun jembatan-jembatan di sejumlah kabupaten di Provinsi Bengkulu,” ujar Gubernur Helmi Hasan, Jumat (3/4/26).

Gubernur memuji gerak cepat anggota TNI dalam membersamai masyarakat, bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam upaya mendukung program kerja pemerintah pusat.

“Sinergi TNI dengan pemerintah daerah akan membantu percepatan pembangunan di daerah,” katanya.

Program pembangunan jembatan hingga Kamis (2/4) tersebar di sejumlah wilayah. Di wilayah Kodim 0407/Kota Bengkulu, akan dibangun dua jembatan di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Pertama, di Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, berupa jembatan gantung yang melintasi Sungai Rindu Hati dengan panjang 50 meter dan lebar 2,8 meter. Jembatan ini menghubungkan Desa Sukarami dan Desa Tanjung Raman. Sebanyak 2.331 jiwa akan merasakan manfaat apabila jembatan ini selesai dibangun.

Selain itu, juga akan dibangun jembatan di Desa Rajak Besi, Kecamatan Merigi Sakti, Kabupaten Bengkulu Tengah, yakni Jembatan Gantung Sungai Ringkis dengan panjang 50 meter dan lebar 2 meter. Jembatan ini akan menghubungkan Desa Rajak Besi dan Desa Karang Are guna melayani masyarakat sekitar 5.000 jiwa.

Sedangkan di wilayah Kodim 0408/Bengkulu Selatan, pembangunan jembatan berlokasi di Desa Pino Baru, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan. Jembatan yang dibangun berupa Jembatan Gantung Sungai Air Sekunyit sepanjang 32 meter dan lebar 1,5 meter. Jembatan ini berfungsi sebagai penghubung antara Desa Pino Baru dan Desa Panandingan, Kecamatan Air Nipis, dengan penerima manfaat mencapai 408 KK atau 1.332 jiwa.

Kemudian, jembatan di Desa Cahaya Batin, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur, yaitu Jembatan Gantung Sungai Air Hili dengan panjang 37 meter dan lebar 1,5 meter. Jembatan ini menghubungkan Desa Cahaya Batin dan Desa Karang Dapo, Kecamatan Semidang Gumay, dengan penerima manfaat mencapai 328 KK atau 1.180 jiwa.

Di tempat lain, TNI juga akan membangun jembatan yang berada di wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong. Berlokasi di Kelurahan Dwi Tunggal, Kecamatan Curup, jembatan gantung Sungai Merah sepanjang 72 meter dan lebar 1,2 meter ini nantinya akan menghubungkan Kelurahan Dwi Tunggal dan Desa Rimbo Recap, serta akan melayani 541 KK atau 1.010 jiwa.

Sementara di wilayah Kodim 0423/Bengkulu Utara, juga akan dibangun jembatan gantung di Desa Pagar Ruyung, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, sepanjang 60 meter dan lebar 1,5 meter. Jembatan ini menghubungkan Desa Pagar Ruyung dan Desa Durian Amparan, serta akan melayani 435 KK atau 2.530 jiwa. Selain itu, pembangunan juga akan dilaksanakan di Desa Kualalangi, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara.

Selain itu, di bawah koordinasi Kodim 0425/Seluma, TNI juga akan membangun Jembatan Gantung Sungai Air Simpang di Desa Simpang, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, sepanjang 65,5 meter dan lebar 1,70 meter. Jembatan ini nantinya akan berfungsi sebagai penghubung antara dua desa, yaitu Desa Simpang dan Desa Selingsingan. Penerima manfaat jembatan ini mencapai 185 KK atau 750 jiwa.

Jembatan lainnya yang akan dibangun adalah Jembatan Gantung Sungai Air Alas di Desa Bandung Agung, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, sepanjang 105,2 meter dan lebar 1,5 meter. Jembatan ini akan menghubungkan Desa Bandung Agung dan Desa Gelumbang, dengan penerima manfaat mencapai 171 KK atau 592 jiwa.

Di sebelah utara, di wilayah Kodim 0428/Mukomuko, akan dibangun jembatan gantung di Desa Pondok Suguh, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, dengan panjang 100 meter dan lebar 3,20 meter. Jembatan ini berfungsi sebagai penghubung antara Desa Pondok Suguh dan Desa Teluk Bakung, serta akan melayani 407 KK atau 1.401 jiwa. (*)

Jembatan Perintis Garuda di Provinsi Bengkulu:

  1. Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah
  2. Desa Rajak Besi, Kecamatan Merigi Sakti, Kabupaten Bengkulu Tengah
  3. Desa Pino Baru, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan
  4. Desa Cahaya Batin, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur
  5. Kelurahan Dwi Tunggal, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong
  6. Desa Pagar Ruyung, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara
  7. Desa Kualalangi, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara
  8. Desa Simpang, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma
  9. Desa Bandung Agung, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma
  10. Desa Pondok Suguh, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko
Gambar Gravatar
Penulis dan wartawan berita daerah dan nasional yang mengikuti berbagai isu regional, peristiwa lapangan, serta kabar terkini dari wilayah dengan pendekatan jurnalistik yang akurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *