Magelang – Setelah resmi dilantik sebagai Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan langsung bertolak ke Magelang, Jawa Tengah, untuk mengikuti Retret Kepala Daerah, Jumat (21/2/2025). Acara ini diikuti oleh 500 kepala daerah terpilih hasil Pilkada 27 November 2024 dan akan berlangsung hingga 28 Februari 2025.
Retret ini bertujuan untuk membangun karakter kepemimpinan, memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta meningkatkan kapasitas kepala daerah dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Helmi Hasan: Retret Bisa Diterapkan di Bengkulu
Melalui unggahan di media sosialnya, Helmi Hasan mengonfirmasi bahwa dirinya telah tiba di Magelang dan siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan retret.
“Alhamdulillah, hari ini kita sudah mendarat di Magelang, Jawa Tengah. Rencananya, pukul 15.00 nanti kita akan masuk ke dalam tenda,” ujar Helmi Hasan.
Ia juga mengungkapkan rencana untuk menerapkan konsep retret di Bengkulu, terutama bagi birokrat, kepala desa, dan pelajar, jika program ini terbukti memiliki dampak positif.
“InsyaAllah, jika retret ini membawa manfaat, kita akan mengadakannya di Bengkulu untuk para birokrat, kepala desa, dan pelajar,” tambahnya.
Menikmati Suasana Magelang dan Kenangan Masa Muda
Sebelum memulai agenda utama, Gubernur Helmi Hasan menyempatkan diri menikmati suasana kota Magelang. Ia bahkan mencoba hidangan khas daerah, seperti gudeg, serta berbincang santai dengan warga sekitar.
Di perjalanan menuju Akademi Militer (Akmil) Magelang, ia mengenang cita-cita masa kecilnya untuk menjadi tentara. Namun, karena kendala tinggi badan, impian itu tidak terwujud.
“Sejak kecil saya bercita-cita menjadi tentara, tetapi Allah memberi jalan lain. Alhamdulillah, saya tetap bisa berjuang untuk negeri ini melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” kata Helmi Hasan.
Retret: Wadah Bertukar Gagasan untuk Kemajuan Daerah
Setibanya di Markas Akmil Magelang, Gubernur Bengkulu langsung bergabung dengan para kepala daerah lainnya untuk mengikuti serangkaian kegiatan retret. Program ini menjadi kesempatan bagi kepala daerah untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan berbagi solusi inovatif dalam menghadapi tantangan pembangunan.
“Kita ingin menghadirkan sesuatu yang baik untuk Bengkulu. Kalau program ini membawa manfaat, insyaAllah akan kita terapkan agar lebih banyak masyarakat yang merasakannya,” ujarnya.
Selain menjadi ajang refleksi kepemimpinan, retret ini juga menjadi wadah membangun jejaring antar kepala daerah, sehingga dapat menciptakan inovasi dan strategi baru dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Dengan mengikuti retret ini, Gubernur Helmi Hasan berharap bisa membawa wawasan dan pengalaman baru yang dapat membantu pembangunan Bengkulu menjadi lebih maju dan berdaya saing.





