32.000 Hektare Lahan Terbakar Diberbagai Wilayah Sumsel
32.000 Hektare Lahan Terbakar Diberbagai Wilayah Sumsel

Gawat! 32.000 Hektare Lahan Terbakar Diberbagai Wilayah Sumsel

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

“Jika head to head dengan 2019 masih jauh. Periode yang sama di 2019 itu di angka 52.000 hektare. Ini bukan lagi masalah angka, tapi dampak dan bahayanya,” ungkapnya dengan tegas.

Ferdian menekankan pentingnya fokus pada dampak dan bahaya yang ditimbulkan oleh karhutla saat ini. Asap tebal yang dihasilkan oleh kebakaran ini mengancam kualitas udara dan kesehatan penduduk setempat. Dampak ekonomi juga terasa dalam sektor pertanian dan kehutanan.

Untuk mengatasi situasi ini, Ferdian mengungkapkan bahwa pihaknya akan memaksimalkan personel Manggala Agni dalam upaya pemadaman karhutla di wilayah Sumatera Selatan. Fokus pemadaman akan diberikan terutama di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), karena di wilayah ini terdapat banyak lahan yang terbakar.

“Fokus kita memang pemadaman karhutla di OKI. Di sini banyak terjadi kasus karhutla di lahan gambut, dan asap yang ditimbulkan inilah yang mengarah ke Palembang,” jelasnya.

Meskipun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan semakin memprihatinkan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan, M Iqbal Alisyahbana, mengakui bahwa saat ini pihaknya belum memiliki data resmi tentang luas lahan yang terbakar. Iqbal menjelaskan bahwa data tersebut masih dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *