Empat Terduga Pelaku Penganiayaan Terhadap Pelajar SMA Muratara Diburu Polisi
Empat Terduga Pelaku Penganiayaan Terhadap Pelajar SMA Muratara Diburu Polisi - Foto Dok Tribun

Empat Terduga Pelaku Penganiayaan Terhadap Pelajar SMA Muratara Diburu Polisi

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

“Antara perangkat desa itu sudah ada kesepakatan perdamaian. Terlepas mereka berdamai atau tidak, silakan itu internal mereka. Namun, secara profesional, kita tetap akan menindaklanjuti dengan upaya hukum yang sesuai,” kata Herwan.

Dalam perkembangan terbaru mengenai kasus penganiayaan yang melibatkan pelajar SMA di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Iptu Herwan Oktarisyah, Kapolsek Rawas Ulu, memberikan klarifikasi terkait kemungkinan penyelesaian kasus ini melalui jalur perdamaian. Herwan menyatakan bahwa jika pada akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan konflik ini melalui perdamaian, mereka dapat mengajukan restorative justice sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Masalah perdamaian itu urusan kedua belah pihak, dan kita tidak ikut campur. Nanti tinggal silahkan mereka mengajukan secara prosedural kepada kita, untuk melakukan restorative justice, karena itu kan hak mereka. Tapi, secara profesional, kita lakukan dulu upaya hukum sesuai dengan SOP,” katanya.

Restorative justice adalah sebuah pendekatan yang berfokus pada pemulihan hubungan dan keadilan setelah terjadinya konflik atau tindakan kriminal. Dalam proses restorative justice, pihak-pihak yang terlibat dapat berpartisipasi dalam mediasi, dialog, atau pertemuan yang dipandu oleh seorang mediator yang berusaha mencapai kesepakatan yang adil dan memungkinkan rehabilitasi pelaku.

Sebelumnya, penganiayaan ini diduga bermula dari perkelahian antara pemuda dari dua desa yang berbeda, yaitu Desa Teladas dan Desa Pangkalan. Kejadian ini terjadi setelah anak-anak dari Desa Teladas hendak menonton pesta yang digelar di Desa Pangkalan pada Minggu (29/10). Namun, diduga anak-anak Desa Teladas diusir oleh anak-anak Desa Pangkalan, yang kemudian berujung pada terjadinya perkelahian.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *