Kepahiang – Pemerintah Desa Suka Sari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, melaksanakan kegiatan penanaman jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional “1 Desa 1 Hektar Jagung” yang merupakan bagian dari visi Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto.
Program ini juga didorong oleh inisiatif Kapolda Bengkulu dan merupakan bagian dari Gerakan Nasional Tanam Jagung Serentak 1 Juta Hektar yang ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produksi jagung nasional, serta mendorong kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.
Penanaman jagung di Desa Suka Sari dilaksanakan pada 24 April 2025 dan dihadiri oleh Kepala Desa Yogi, Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BUMDes, serta berbagai lapisan masyarakat. Kepala Desa Yogi menegaskan bahwa pelaksanaan program ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bekerja sama langsung dengan masyarakat setempat.
“Kita dukung penuh program ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. Penanaman jagung ini bukan hanya soal pertanian, tetapi juga tentang komitmen desa untuk mendukung visi besar Presiden,” ujar Yogi, (4/5).
Tujuan Program Penanaman Jagung:
1. Meningkatkan Produksi Dalam Negeri
Dengan penanaman jagung serentak di setiap desa, program ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada impor dan memenuhi kebutuhan pangan nasional.
2. Meningkatkan Kesejahteraan Petani
Petani diharapkan mendapatkan peningkatan pendapatan melalui hasil panen jagung yang lebih produktif.
3. Mempererat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Selain aspek ekonomi, keterlibatan TNI/Polri dalam kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara masyarakat dan aparat dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan wilayah.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat keamanan, diharapkan Bengkulu dapat menjadi salah satu sentra produksi jagung nasional. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesinambungan pengelolaan lahan pertanian dan dukungan aktif dari semua pihak.





