Bengkulu – Dua orang yang semula dilaporkan tenggelam di kawasan Pantai Pasir Putih, Kota Bengkulu, Minggu (5/4/2026), ternyata merupakan nelayan yang menjadi korban setelah kapal mereka diterjang ombak besar. Satu korban ditemukan, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.
Peristiwa itu terjadi di perairan Pantai Pasir Putih, kawasan Pantai Panjang, saat kapal nelayan yang ditumpangi keduanya dihantam gelombang cukup tinggi hingga karam. Informasi awal menyebut warga sekitar sempat memberikan pertolongan setelah mengetahui insiden tersebut.
Dari dua nelayan yang berada di atas kapal, satu korban lebih dulu ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Namun korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan satu nelayan lainnya belum berhasil ditemukan hingga Minggu sore.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut laporan awal yang diterima menyatakan ada dua korban dalam kejadian di Pantai Pasir Putih.
“Benar, ada kejadian di Pantai Pasir Putih. Satu korban sudah ditemukan, dan satu lagi masih dalam pencarian,” kata Yuliansyah saat dikonfirmasi, Minggu (5/4/2026).
Sementara itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bengkulu juga memastikan insiden yang melibatkan kapal nelayan itu. Humas Basarnas Bengkulu, Mega Magsilva, mengatakan tim rescue langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan kapal karam.
“Kami menerima laporan adanya kapal nelayan yang karam di perairan Pantai Pasir Putih. Saat ini satu orang korban telah ditemukan, sementara satu korban lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Mega, dikutip dari harian rakyat bengkulu.
Menurut Mega, operasi SAR difokuskan pada penyisiran area perairan di sekitar titik kapal karam. Basarnas juga berkoordinasi dengan masyarakat setempat serta unsur terkait untuk mempercepat pencarian korban yang belum ditemukan.
“Tim rescue Basarnas Bengkulu sedang menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Operasi SAR akan dilakukan dengan menyisir area perairan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, identitas kedua nelayan tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Kondisi gelombang di perairan Pantai Pasir Putih dilaporkan masih cukup tinggi, sementara warga terus memadati lokasi untuk menyaksikan proses pencarian.





