Air Terjun Tri Sakti, Pesona Tertinggi Bengkulu yang Jadi Ikon Wisata Rejang Lebong
Air Terjun Tri Sakti di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong (foto: dok Pemkab Rejang Lebong)

Dispar Rejang Lebong Targetkan PAD Wisata Lebaran 2026 Meningkat Tajam

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Rejang Lebong – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menargetkan peningkatan signifikan PAD wisata Lebaran 2026 seiring meningkatnya kunjungan ke berbagai destinasi wisata saat libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dinas Pariwisata (Dispar) Rejang Lebong memprediksi lonjakan pengunjung pada momentum libur panjang tersebut. Karena itu, pengelola destinasi wisata diminta mulai melakukan berbagai persiapan guna menyambut wisatawan yang datang dari dalam maupun luar daerah.

Kepala Dispar Rejang Lebong, Riki Irawan, mengatakan periode libur Idul Fitri menjadi momen penting untuk memperkenalkan potensi pariwisata daerah sekaligus mendongkrak PAD wisata Lebaran melalui retribusi objek wisata.

Menurutnya, banyak perantau yang pulang ke kampung halaman memanfaatkan waktu libur bersama keluarga dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata di daerah tersebut.

“Maka dari itu kami ingin memastikan masing-masing pengelola wisata sudah mempersiapkan semuanya dengan baik,” kata Riki Irawan.

Ia menegaskan kesiapan pengelola objek wisata menjadi faktor penting agar wisatawan merasa nyaman selama berkunjung.

Selain sarana dan prasarana, Dispar juga menekankan pentingnya menjaga standar pelayanan serta aspek keselamatan pengunjung. Hal ini dinilai krusial mengingat potensi peningkatan jumlah wisatawan pada periode libur panjang.

“Pengelola untuk lebih mengutamakan kenyamanan dan keselamatan pengunjung. Termasuk fasilitas yang ada di objek wisata juga harus diperhatikan, seperti kebersihan toilet, menyiapkan musala hingga tempat sampah,” ujar Riki.

Di sisi lain, Dispar mencatat terdapat 99 destinasi wisata yang tersebar di wilayah Rejang Lebong dan berpotensi menjadi sumber PAD wisata Lebaran dari sektor retribusi tempat rekreasi pada tahun 2026.

Dalam APBD 2026, pemerintah daerah menargetkan kunjungan wisata mencapai sekitar 612 ribu pengunjung. Target tersebut dipasang setelah kunjungan wisata pada tahun 2025 dilaporkan meningkat hingga 100 persen.

Sementara itu, dukungan juga datang dari DPRD Rejang Lebong. Anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Lidia Herlina, mengatakan pihak legislatif mendorong peningkatan pendapatan daerah dari sektor pariwisata.

Menurutnya, penguatan infrastruktur wisata, pengembangan desa wisata dan UMKM, serta promosi kreatif menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan potensi pariwisata daerah.

Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat PAD wisata Lebaran sekaligus meningkatkan kualitas layanan destinasi bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Rejang Lebong.

Gambar Gravatar
Wartawan media digital yang berfokus pada peliputan berita daerah, isu sosial, serta dinamika lokal dengan mengutamakan fakta dan kredibilitas sumber informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *