Aipda Iwan Inpresi dari Sat Intelkam Polres Lubuk Linggau memberikan gambaran lebih rinci tentang situasi yang dihadapi oleh T (22) yang mengakibatkan tindakan tragis yang hampir terjadi. Iwan menceritakan bahwa T (22) mungkin merasa terbebani karena pengangguran dan telah mengalami pelecehan verbal dari teman-temannya, terutama mengenai pekerjaan orang tuanya yang hanya seorang buruh tukang kayu.
Lanjutnya, setelah mendapatkan arahan dan motivasi yang diberikan oleh petugas, T (22) diberikan izin untuk pulang ke rumahnya sendiri
Dalam menghadapi situasi yang melibatkan pemuda T (22) yang hampir melakukan tindakan berbahaya di jalan raya, terungkap pentingnya himbauan untuk berpikir positif dan menjauhi perilaku bullying dalam pergaulan sehari-hari.
AKP A Gunawan, Kasat Lantas di Lubuk Linggau, memberikan pesan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan mental dan menjaga kesejahteraan diri dan orang lain. “Saya menghimbau agar tetap berpikir positif tentang keadaan, bersyukur, menjaga pergaulan yang positif, dan tidak terlibat dalam perilaku bullying,” himbaunya.
AKP Gunawan menyadari bahwa tindakan bully dapat berdampak sangat negatif pada korban. “Aksi bullying dapat mengakibatkan perubahan perilaku korban, dan sering kali muncul perasaan keputusasaan,” tambahnya.
Penulis : Affif Dwi As’ari
Editor : Affif Dwi As’ari





