Setelah pemuda T (22) diamankan dan dibawa ke Pos Lantas, petugas tidak hanya mengandalkan penanganan fisik semata. Mereka juga mengambil langkah-langkah yang lebih lanjut dengan menghubungi Anggota Sat Intelkam Polres Lubuk Linggau, Aipda Iwan Inpresi, yang memiliki kemampuan sebagai Instruktur Hypnoteaching dan dapat berkomunikasi secara langsung dengan T (22).
Melalui komunikasi langsung yang dipimpin oleh Aipda Iwan, diharapkan pemuda T (22) dapat diberikan dukungan emosional yang sesuai serta pemahaman tentang kondisi kesehatan mental yang sedang dihadapinya. Dalam kasus-kasus seperti ini, komunikasi yang empati dan pemahaman yang mendalam sangat penting untuk membantu individu yang mengalami kesulitan mental.
Pasca-insiden pemuda T (22) yang Diduga Menderita Depresi hampir melakukan percobaan bunuh diri dengan menabrakkan sepeda motornya di Simpang Empat, pihak berwenang memberikan himbauan penting kepada masyarakat.
AKP A Gunawan, Kasat Lantas di Lubuk Linggau, mengungkapkan pesannya kepada masyarakat dalam konteks keselamatan berlalu lintas. “Kami menghimbau kepada masyarakat selalu menjaga ketertiban berlalu lintas, jaga keselamatan pribadi, orang lain, dan jangan ugal-ugalan dalam berkendara,” tandasnya.
Pesan tersebut menggarisbawahi pentingnya disiplin berlalu lintas dan saling menjaga keselamatan di jalan raya. Kecelakaan lalu lintas dapat memiliki dampak serius, tidak hanya pada pengendara, tetapi juga pada orang lain yang berada di sekitarnya.





