Bengkulu – Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pengprov PABSI Provinsi Bengkulu tetap berkomitmen mengirimkan empat atlet terbaiknya untuk berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi Senior 2025 yang akan digelar di Yogyakarta pada 13–18 Mei 2025. Kontingen ini terdiri dari dua atlet putra dan dua atlet putri, didampingi oleh satu orang pelatih.
Nama-nama atlet yang akan mewakili Bengkulu:
Atlet Putra:
1. M. Ramadon Noto Negoro
2. Detriyo Januardi
Atlet Putri:
1. Roza Dian Lorenza
2. Deffa Sarah Dilla Manik
Pelatih tim, Arip Putra Kusuma, menyampaikan bahwa meski dalam kondisi terbatas, para atlet telah menjalani latihan secara intensif dan siap bersaing.

“Mereka tetap semangat, dan kami pastikan mereka siap tampil maksimal di Yogyakarta nanti,” ujarnya, Sabtu (12/4/25).
Ketua Pengprov PABSI Bengkulu, Kosmas Manik, M.Si, menyebut bahwa hingga pertengahan April, belum ada kepastian anggaran dari KONI Provinsi Bengkulu. Meski begitu, ia menegaskan bahwa pengiriman atlet tidak bisa ditunda.
“Kalau kita tidak mengirimkan atlet, kita berisiko diblacklist oleh PB PABSI. Itu bisa berdampak pada keikutsertaan kita di ajang Pra PON 2027,” jelasnya.
Menurut Manik, yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Prestasi KONI Bengkulu, anggaran KONI saat ini disebut masih difokuskan pada persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), sehingga belum ada kepastian dukungan untuk kejuaraan nasional.
“Kami terpaksa berjuang dengan sumber daya yang ada. Tapi kami tidak ingin Bengkulu absen. Ini soal kehormatan daerah dan masa depan atlet,” tambahnya.
Kejurnas Angkat Besi Senior adalah ajang tahunan bergengsi yang juga menjadi seleksi menuju pelatnas dan jenjang internasional. Dalam sejarahnya, Kejurnas telah melahirkan lifter-lifter kelas dunia yang mengharumkan nama Indonesia.
Diharapkan, meski dalam kondisi terbatas, atlet-atlet Bengkulu mampu tampil optimal dan membawa pulang prestasi membanggakan.





