Dedy Wahyudi Ancam Pecat PPPK Mangkir, ASN Bengkulu Diminta Disiplin Penuh
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi (dok:pemkotbkl)

Dedy Wahyudi Ancam Tarik Mobil Dinas Terbengkalai, Pejabat Bengkulu Kena Peringatan Keras

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi melontarkan peringatan keras kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu terkait penggunaan fasilitas negara, khususnya kendaraan dinas. Ia menegaskan akan menarik paksa mobil dinas yang terbengkalai atau rusak akibat kelalaian pemegangnya.

Peringatan itu disampaikan Dedy, Senin (6/4/2026), menyusul temuan masih adanya kendaraan dinas yang dinilai tidak terawat. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya tanggung jawab sebagian pejabat terhadap aset daerah yang seharusnya dijaga dengan baik.

Dedy mengaku geram terhadap oknum pejabat yang diberi kepercayaan menggunakan mobil dinas, tetapi justru membiarkan kendaraan dalam kondisi rusak dan amburadul. Ia menilai, sikap seperti itu mencerminkan tidak adanya rasa memiliki terhadap fasilitas negara.

“Saya marah betul kalau ada diberi kepercayaan pegang mobil dinas, mobilnya itu rusak, mobilnya amburadul karena tidak ada rasa memiliki. Maka saya katakan nanti akan ada razia mobil dinas. Yang tidak terawat kita langsung ambil!” tegas Dedy.

Menurut Dedy, kendaraan dinas yang dipinjamkan negara harus diperlakukan layaknya kendaraan pribadi. Ia meminta seluruh pemegang kendaraan tidak hanya memanfaatkan fasilitas, tetapi juga bertanggung jawab penuh terhadap perawatan rutin.

Ia menekankan, biaya servis dan pemeliharaan tidak seharusnya dianggap sebagai beban berlebihan. Sebaliknya, pejabat diminta memandangnya sebagai bentuk kewajaran karena telah menggunakan kendaraan dinas tanpa harus mengeluarkan biaya sewa.

“Lah dikasih gratis makai, tidak juga hendak merawat, berarti tidak bersyukur itu. Tolong rawat mobil seperti mobil kita sendiri. Anggaplah biaya sewa, biaya rental,” ujarnya.

Ancaman razia mobil dinas itu disebut akan menjadi langkah nyata untuk menertibkan pengelolaan aset di lingkungan Pemkot Bengkulu. Pemerintah kota, kata dia, tidak ingin kendaraan operasional rusak akibat kelalaian, sementara anggaran perbaikan terus membengkak.

Di sisi lain, penegasan ini juga diarahkan untuk menjaga efisiensi anggaran daerah. Dedy menilai, aset yang terawat akan mengurangi beban pemeliharaan dan memastikan kendaraan tetap siap digunakan untuk mendukung tugas pemerintahan serta pelayanan publik.

Dengan peringatan tersebut, seluruh pejabat diminta segera mengecek kondisi kendaraan dinas yang mereka gunakan. Pemkot Bengkulu memastikan tidak akan memberi toleransi bagi pemegang kendaraan yang abai terhadap perawatan aset negara.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *