Bengkulu – Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu menangani 17 korban kapal tenggelam yang terjadi di perairan Malabero, Minggu (11/5) sore. Dari jumlah tersebut, 15 korban dinyatakan selamat dan sedang menjalani perawatan intensif, sementara dua lainnya meninggal dunia.
Plh Direktur RSHD Meidi Fazirin, M.M., MARS menyampaikan bahwa para korban berasal dari berbagai daerah, seperti Lahat (Sumatera Selatan), Kota Bengkulu, dan Curup (Kabupaten Rejang Lebong). Saat ini, 15 korban yang selamat sudah dalam kondisi membaik dan menjalani rawat jalan.
Berikut nama-nama korban yang dirawat di RSHD:
Asal Lahat:
1. M. Nilo Faiz
2. Zahra
3. Najwa Kania
4. Maia
5. Andi
6. Novita
7. Zifana
8. Helen
9. Alfian
10. Septa
11. Riki
12. Yunia
13. Novia
Meninggal Dunia:
1. Yunita
2. Suantra
Asal Bengkulu:
1. Mia
Asal Curup:
1. Maisarah
“Alhamdulillah, 15 orang yang dinyatakan selamat kini sudah membaik. Untuk korban yang meninggal dunia, sudah dikonfirmasi ke pihak keluarga dan akan segera dijemput untuk dibawa pulang,” ujar Meidi.
Pihak rumah sakit juga mengimbau agar korban yang mengalami keluhan kesehatan segera melapor kepada petugas medis.
Seperti diberitakan sebelumnya, kapal yang mengangkut rombongan wisatawan dari Pulau Tikus mengalami kecelakaan saat perjalanan pulang. Kapal dihantam gelombang besar dan angin kencang, menyebabkan mesin mati dan kapal akhirnya tenggelam di tengah laut.





