Seluma – Upaya memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Seluma melalui pembahasan kebijakan pemberian insentif bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan PAUD non ASN. Langkah ini dipandang strategis karena PAUD merupakan fondasi awal pembentukan karakter dan kemampuan dasar anak.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam rapat penyusunan draf Surat Edaran Bupati tentang Pemberian Insentif bagi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta draf nota kesepahaman atau MoU, yang digelar di Ruang Rapat Bupati Seluma, Senin (26/1/2026). Rapat dipimpin langsung Bupati Seluma Teddy Rahman, S.E., M.M.
Forum ini dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Seluma, para kepala organisasi perangkat daerah, serta para kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma. Kehadiran lintas perangkat daerah tersebut dimaksudkan untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan kebijakan yang dapat diterapkan secara optimal.
Dalam arahannya, Bupati Seluma menegaskan pentingnya peran PAUD sebagai jenjang pendidikan pertama bagi anak-anak di Indonesia. Ia menyampaikan fokus pembahasan diarahkan pada kesejahteraan tenaga pendidik PAUD yang belum berstatus aparatur sipil negara. “Pada hari ini kita akan membahas untuk masalah insentif bagi tenaga pendidik PAUD non ASN,” ujar Bupati.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Seluma Ny. dr. Mega Ayu Variza Teddy Rahman, MARS, menilai kebijakan insentif tersebut dapat mendorong peningkatan profesionalitas para guru PAUD. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan pendidikan anak usia dini. “Ada 629 guru PAUD swasta yang harus kita berikan insentif nya, dan adanya PAUD tersebut memberikan kinerja yang bagus bagi desa tersebut,” ujar Bunda PAUD Kabupaten Seluma.
Pembahasan draf surat edaran dan MoU ini diharapkan menjadi landasan kebijakan yang mampu memberikan kepastian dan motivasi bagi tenaga pendidik PAUD, sekaligus memperkuat peran PAUD dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini di Kabupaten Seluma.





