BNPB Serahkan Bantuan Rp350 Juta untuk Korban Banjir Batiknau, Bupati Arie: Bukti Negara Hadir
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menerima kunjungan kerja Tenaga Ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB RI) Brigjen TNI Herman Hidayat dalam rangka penyerahan bantuan penanganan banjir di Kecamatan Batiknau, Rabu (1/10/25).(foto: dok Pemkab Bengkulu Utara)

BNPB Serahkan Bantuan Rp350 Juta untuk Korban Banjir Batiknau, Bupati Arie: Bukti Negara Hadir

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menerima kunjungan kerja Tenaga Ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB RI) Brigjen TNI Herman Hidayat dalam rangka penyerahan bantuan penanganan banjir di Kecamatan Batiknau, Rabu (1/10/25).

Dalam kunjungan itu, Brigjen TNI Herman didampingi Direktorat Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, Iwan Hasanudin dan Mulfi. Mereka disambut langsung oleh Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE, M.Ap bersama Wakil Bupati H. Sumarno, S.Pd di ruang kerja Bupati.

Brigjen Herman menegaskan kehadiran BNPB merupakan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan penanganan bencana yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.

“Kehadiran kami di Bengkulu Utara adalah wujud nyata negara hadir dalam situasi darurat. BNPB siap mendukung penuh langkah-langkah pemerintah daerah, baik dalam tahap tanggap darurat, rehabilitasi, maupun mitigasi jangka panjang,” ujarnya.

Selain itu, BNPB juga menyerahkan bantuan logistik senilai Rp350 juta untuk masyarakat terdampak banjir di Batiknau. Bantuan tersebut berupa 100 paket sembako, 100 lembar selimut, 100 matras, 1 set tenda pengungsi, 10 unit tenda keluarga, 20 set peralatan kebersihan, serta 1 unit pompa alkon untuk penyedotan air dan pembersihan lumpur.

“Kami harap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat. Lebih dari itu, BNPB akan terus mendampingi pemulihan dan memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi bencana di masa depan,” tutup Herman.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata menyampaikan apresiasi atas perhatian BNPB yang turun langsung ke lokasi bencana. Ia menegaskan Pemkab Bengkulu Utara bergerak cepat melaporkan kondisi banjir hingga mendapat respons segera dari BNPB.

“Kita tetapkan Kecamatan Batiknau dalam status darurat, dan alhamdulillah BNPB langsung hadir menyerahkan bantuan berdasarkan laporan dari kami,” ungkap Arie.

Lebih lanjut, Bupati Arie menambahkan pihaknya telah mengajukan proposal teknis ke BNPB terkait normalisasi sungai, pembangunan tanggul, dan embung untuk pencegahan bencana jangka panjang.

“Kami berharap aspirasi ini dapat diteruskan ke Kementerian PUPR dan disinergikan bersama BNPB agar segera terealisasi. Penanganan banjir tidak boleh hanya sesaat, tetapi harus berkelanjutan,” tegasnya.

Gambar Gravatar
Wartawan berita lokal yang rutin meliput dinamika daerah, isu publik, dan peristiwa harian dengan gaya penulisan yang ringkas, jelas, dan berbasis fakta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *