Bengkulu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Bengkulu pada Minggu malam (5/4/2026), menyusul potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Peringatan dini itu diperbarui BMKG pada pukul 19.50 WIB dan berlaku mulai sekitar pukul 20.00 WIB. Dalam keterangan resmi di bmkg.go.id, kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 22.30 WIB.
Sejumlah wilayah yang masuk dalam peringatan dini antara lain Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu Utara, Seluma, Mukomuko, Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, serta Kota Bengkulu. Di Kota Bengkulu, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprakirakan melanda Kecamatan Selebar, Gading Cempaka, Teluk Segara, Muara Bangka Hulu, Kampung Melayu, Ratu Agung, Ratu Samban, Sungai Serut, hingga Singaran Pati.
BMKG juga menyebut kondisi tersebut berpotensi meluas ke sejumlah daerah lain di Provinsi Bengkulu. Wilayah yang berpeluang terdampak lanjutan meliputi Kabupaten Bengkulu Selatan, Kaur, sebagian lanjutan Rejang Lebong, Pulau Enggano di Bengkulu Utara, Mukomuko, hingga wilayah lain di Kabupaten Lebong.
Peringatan dini ini dikeluarkan melalui produk nowcasting, yakni informasi kondisi cuaca saat ini dan prakiraan cuaca ekstrem jangka pendek untuk periode sangat singkat, antara nol hingga enam jam ke depan. BMKG menegaskan nowcasting menjadi acuan penting untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang terjadi secara cepat.
Peringatan tersebut menjadi perhatian serius karena pada hari yang sama terjadi insiden kapal nelayan karam di perairan Pantai Pasir Putih, Kota Bengkulu. Dua nelayan menjadi korban setelah kapal yang mereka tumpangi diterjang ombak, dengan satu orang ditemukan dan satu lainnya masih dalam pencarian.
Kondisi cuaca buruk yang diperingatkan BMKG memperkuat kewaspadaan bagi warga pesisir dan nelayan yang beraktivitas di perairan Bengkulu. Masyarakat diminta memantau pembaruan informasi resmi BMKG dan menghindari aktivitas di wilayah rawan saat hujan lebat, petir, maupun angin kencang terjadi.
Hingga Minggu malam, peringatan dini cuaca ekstrem di Bengkulu masih berlaku dan berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat di darat maupun di kawasan perairan.





