Bengkulu—Bank Sampah Induk (BSI) “SEHATI” di Kota Bengkulu, yang diinisiasi oleh Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH, tengah bersiap meluncurkan aplikasi digital untuk memudahkan nasabah dalam mengakses layanan tabungan sampah. Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mendorong partisipasi aktif dalam pengelolaan sampah.
Usin Abdisyah Putra Sembiring, sebagai penggerak utama di balik BSI “SEHATI”, menjelaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari komitmen untuk mengatasi persoalan sampah di Kota Bengkulu. Sejak awal, ia berfokus pada upaya edukasi mengenai pemilahan dan pengolahan sampah. Melalui Bank Sampah Unit yang kini tersebar di 179 titik di berbagai RT di Bengkulu, Usin berupaya memberikan solusi nyata bagi lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
“Persoalan sampah di Bengkulu harus dimulai dari edukasi tentang pemilahan dan pengolahan sampah. Dengan adanya Bank Sampah Unit serta Bank Sampah Induk ‘SEHATI’, kami berusaha memberikan kontribusi nyata untuk lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ungkap Usin Abdisyah Putra Sembiring.
Merespons era digital yang kian praktis dan modern, BSI “SEHATI” memperkenalkan aplikasi tabungan yang dapat diakses melalui smartphone. Lewat aplikasi ini, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi, seperti menabung, menarik saldo, hingga transfer antar-nasabah dengan mudah dan cepat. Inovasi ini diharapkan dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengelolaan sampah dan mendukung pengurangan dampak negatif sampah di wilayah mereka.
Usin mengajak masyarakat Bengkulu untuk bersama-sama berkontribusi dalam menjaga lingkungan yang lebih bersih dan sehat. “Ayo, bersama-sama kita menjadi solusi untuk lingkungan yang lebih baik,” ajaknya.





