Akses TPA Sebakul Diperbaiki, Pemkot Bengkulu Ingatkan Oknum Pengangkut Sampah Tak Buang Muatan Sembarangan
Akses TPA Sebakul Diperbaiki, Pemkot Bengkulu Ingatkan Oknum Pengangkut Sampah Tak Buang Muatan Sembarangan

Akses TPA Sebakul Diperbaiki, Pemkot Bengkulu Ingatkan Oknum Pengangkut Sampah Tak Buang Muatan Sembarangan

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Upaya Pemerintah Kota Bengkulu membenahi persoalan pengelolaan sampah di tingkat akhir mulai menunjukkan hasil setelah akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sebakul kembali bisa dilalui armada pengangkut. Perbaikan infrastruktur ini dilakukan untuk memastikan layanan kebersihan tidak terganggu dan distribusi sampah dari permukiman warga tetap berjalan lancar.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu memastikan akses utama menuju TPA Sebakul telah ditangani. Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, mengatakan perbaikan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan petugas pengangkut sampah yang sebelumnya kesulitan beroperasi akibat kondisi jalan. Selasa (27/1).

Menurut Noprisman, pemeliharaan akses jalan ke TPA menjadi prioritas karena jalur tersebut merupakan urat nadi pembuangan sampah kota. Dengan kondisi jalan yang kembali normal, diharapkan mobilitas armada pengangkut tidak lagi terkendala dan pelayanan kebersihan kepada masyarakat bisa optimal.

Namun, di tengah selesainya perbaikan infrastruktur, persoalan baru justru muncul di lapangan. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Afriyenita atau yang akrab disapa Yeni, menyayangkan masih adanya perilaku tidak tertib dari sejumlah oknum pengangkut sampah, khususnya armada mobil kecil dan pihak swasta.

Yeni mengungkapkan, pihaknya mendapati praktik pembuangan sampah yang tidak sesuai prosedur, di mana muatan sampah justru diturunkan di pinggir jalan akses menuju TPA, bukan dibawa masuk ke area pembuangan yang telah disiapkan di bagian dalam.

“Sangat disayangkan, meskipun jalan sudah kita perbaiki, masih ada oknum pengangkut sampah yang membuang muatannya di akses jalan. Hal ini menyebabkan penumpukan yang menutup jalan dan menghambat kendaraan lain yang ingin masuk ke area dalam TPA,” katanya.

DLH mencatat, kejadian pembuangan sampah di badan jalan tersebut bukan sekali dua kali terjadi, melainkan berulang. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kelancaran operasional, tetapi juga berpotensi merusak fasilitas yang baru saja diperbaiki pemerintah.

Atas dasar itu, DLH mengeluarkan peringatan keras sekaligus imbauan kepada seluruh pengelola angkutan sampah, baik kendaraan milik pemerintah maupun swasta, agar mematuhi aturan dan prosedur pembuangan yang berlaku di TPA Sebakul.

“Kami meminta para pengangkut sampah untuk tertib. Masuklah sampai ke area dalam TPA. Jangan membuang di akses jalan karena itu akan merugikan semua pihak dan merusak fasilitas yang sudah diperbaiki pemerintah,” tambah Yeni.

Dengan akses jalan yang telah kembali berfungsi normal, pemerintah berharap pengelolaan sampah di TPA Sebakul dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Dukungan serta kedisiplinan dari masyarakat dan pihak swasta dinilai menjadi kunci agar fasilitas yang ada dapat terjaga dan pelayanan kebersihan Kota Bengkulu tidak kembali terganggu.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *