Kekasih Bela Ammar Zoni soal Sebutan Aset Bangsa

Kekasih Bela Ammar Zoni soal Sebutan Aset Bangsa. foto: tribunnews

Bengkulu – Pernyataan Ammar Zoni yang menyebut dirinya sebagai “aset bangsa” memicu reaksi luas di media sosial. Ucapan itu menuai kritik tajam karena disampaikan di tengah proses hukum kasus narkoba yang kembali menjeratnya, seperti diberitakan detik.

Menanggapi polemik tersebut, kekasih Ammar, dokter Kamelia, memberikan klarifikasi. Ia menilai publik salah memahami maksud dari pernyataan tersebut.

“Kemarin sempat dibully juga ya Bang Amar bilang ‘aset bangsa’. Maksudnya Bang Amar bukan aset bangsa dalam arti sombong,” kata Kamelia saat ditemui awak media di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, kemarin.

Menurut Kamelia, istilah itu merujuk pada latar belakang Ammar sebelum terjun ke dunia hiburan. Ia menegaskan, sang aktor pernah berprestasi sebagai atlet pencak silat dan membawa nama Indonesia di ajang internasional.

“Maksudnya itu dia pernah menyumbang emas di pencak silat internasional. Jadi maksud Bang Amar itu minta kebijakan, kalau dia memang hanya seorang pecandu yang seharusnya diobati,” jelas Kamelia.

Pada 2016, Ammar Zoni tercatat meraih medali emas dan perunggu dalam Festival Silat Internasional setelah mengalahkan atlet dari sejumlah negara, termasuk Korea Selatan dan Singapura. Prestasi tersebut menjadi salah satu pertimbangan tim kuasa hukum dalam mengajukan permohonan abolisi kepada Presiden Prabowo Subianto.

Pihak Ammar berharap rekam jejak kontribusi di masa lalu dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses hukum. Kamelia juga menyebut usia Ammar yang masih relatif muda menjadi alasan untuk diberi kesempatan memperbaiki diri.

“Apalagi usianya masih muda, perjalanannya masih panjang. Surat permohonan abolisi sudah dikirim ke Pak Prabowo. Itu bagian dari pihak hukum, bukan dari saya,” ujarnya.

Proses hukum yang berjalan kini akan menentukan langkah selanjutnya. Kamelia menyatakan keyakinannya bahwa jika diberikan kesempatan, Ammar siap menunjukkan perubahan dan kembali berkontribusi.

“Kalau pun abolisi dikabulkan, Bang Amar pasti mau terus berjuang dan mengabdi untuk negara,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan