Alaku

BPS Sumsel Rilis Data Inflasi Terbesar di Palembang

BPS Sumsel Rilis Data Inflasi Terbesar di Palembang – Suara Publik

Selain tarif air minum yang telah diumumkan pada awal Oktober, BPS Sumsel mencatat bahwa beberapa komoditas penting juga berperan dalam meningkatkan inflasi. Cabai merah, daging ayam ras, dan beras memiliki dampak yang cukup besar pada kenaikan indeks Harga Konsumen (IDK) di Kota Palembang. Kenaikan harga-harga ini memberikan tekanan ekstra pada angka inflasi di daerah tersebut.

Dalam perkiraan untuk akhir tahun, BPS Sumsel memperkirakan bahwa inflasi akan terus meningkat. Hal ini dipicu oleh momen Natal dan Tahun Baru, di mana tradisi belanja dan persiapan perayaan cenderung membuat harga-harga beberapa barang meningkat. Selain itu, dampak dari fenomena El Nino juga berdampak pada ketersediaan komoditas pertanian di wilayah ini.

Intan Yudistri Febrina, seorang statistisi ahli madya dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Selatan (Sumsel), menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai merah di daerah ini disebabkan oleh sejumlah faktor kompleks. Salah satu faktor utama adalah bahwa Sumsel bukan merupakan daerah sentra penghasil cabai merah, sehingga sebagian besar pasokan cabai diperoleh dari wilayah lain, terutama Jawa.

Menurut Intan, pasokan cabai merah dari daerah produsen di Jawa mengalami penurunan yang signifikan. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap penurunan pasokan ini termasuk pengaruh musim kemarau, fenomena El Nino, serta serangan hama yang merugikan tanaman cabai merah.

“Ketika pasokan dari sentra penghasil cabai merah menurun, secara otomatis pasokan ke Sumsel juga menurun, dan inilah yang menyebabkan kenaikan harga cabai merah di wilayah kita,” ungkapnya.

1 2 3

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan