Bengkulu – Dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) Bengkulu tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp 2.670.039,39 per bulan (dilansir dari Antara Bengkulu), banyak pekerja yang harus pintar mengatur keuangan sekaligus menjaga kesehatan. Tidak hanya soal makan, gaya hidup juga berperan besar dalam menentukan apakah gaji cukup sampai akhir bulan atau tidak.
Mengutip dari Kementerian Kesehatan RI, gaya hidup sehat mencakup pola makan bergizi, aktivitas fisik, serta pengelolaan stres yang baik. Sementara dari sisi finansial, gaya hidup hemat membantu pekerja memanfaatkan gaji secara optimal.
Berikut beberapa tips gaya hidup sehat sekaligus hemat yang bisa diterapkan pekerja di Bengkulu:
1. Atur Waktu Tidur dan Istirahat
Dilansir dari Healthline, tidur cukup 7–8 jam per malam sangat penting untuk menjaga energi dan fokus selama bekerja. Hindari begadang yang tidak perlu, karena kurang tidur bisa memengaruhi kesehatan dan produktivitas, bahkan berpotensi menambah pengeluaran untuk obat-obatan di kemudian hari.
2. Rutin Berolahraga Ringan
Mengutip dari Alodokter, olahraga tidak harus di gym atau memerlukan biaya besar. Jalan kaki 30 menit, bersepeda keliling kompleks, atau senam di rumah sudah cukup untuk menjaga kebugaran dan kesehatan jantung. Olahraga ringan 3–4 kali seminggu bisa meningkatkan imunitas sekaligus menghemat biaya kesehatan.
3. Masak Sendiri di Rumah
Dilansir dari Kemenkes RI, memasak sendiri jauh lebih hemat dan sehat dibanding membeli makanan cepat saji. Selain bisa mengontrol bahan dan kebersihan, memasak di rumah memungkinkan variasi menu bergizi dengan biaya terjangkau. Misalnya, tempe, tahu, sayur mayur, dan ikan lokal bisa diolah menjadi berbagai hidangan sehat.
4. Batasi Gaya Hidup Konsumtif
Mengutip dari Capital Ventura, banyak pekerja menghabiskan gaji karena gaya hidup konsumtif seperti nongkrong berlebihan atau belanja impulsif. Membatasi hal-hal ini bisa menghemat ratusan ribu rupiah per bulan yang dapat dialihkan untuk tabungan atau dana darurat.
5. Kurangi Rokok dan Minuman Manis
Dilansir dari Kemenkes RI, rokok dan minuman tinggi gula tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi juga menguras keuangan. Mengurangi atau berhenti sama sekali akan membawa manfaat ganda: kesehatan terjaga, keuangan lebih stabil.
6. Manfaatkan Waktu Luang untuk Aktivitas Positif
Alih-alih menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan, pekerja bisa memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan produktif seperti membaca, berkebun, atau belajar keterampilan baru melalui platform daring gratis. Menurut Kominfo RI, keterampilan digital kini banyak diajarkan gratis melalui berbagai program pemerintah dan komunitas.
7. Gunakan Transportasi Hemat dan Sehat
Mengutip dari Alodokter, berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak dekat bukan hanya menghemat biaya transportasi tetapi juga baik untuk kesehatan jantung dan paru-paru. Jika jaraknya jauh, pertimbangkan untuk berbagi kendaraan (carpooling) dengan rekan kerja.
8. Rencanakan Hiburan Secara Bijak
Hiburan tetap perlu untuk menjaga kesehatan mental, tetapi harus sesuai kemampuan finansial. Pilih hiburan murah atau gratis seperti piknik di taman kota, berkunjung ke perpustakaan, atau nonton film di rumah bersama keluarga.
9. Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Berkala
Dilansir dari Kemenkes RI, cek kesehatan dasar secara berkala dapat mencegah penyakit sejak dini sehingga biaya pengobatan tidak membengkak di kemudian hari. Puskesmas biasanya menyediakan layanan pemeriksaan dasar dengan biaya terjangkau, bahkan gratis di beberapa program pemerintah.
10. Bangun Kebiasaan Menabung dan Investasi
Mengutip dari Prudential Indonesia, membiasakan menabung meski jumlahnya kecil akan membantu membangun fondasi keuangan yang kuat. Setelah memiliki dana darurat yang cukup, pekerja bisa memulai investasi ringan seperti emas atau reksa dana sesuai kemampuan.
Penutup
Gaya hidup sehat dan hemat tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga berdampak positif pada keuangan pribadi. Dengan menerapkan tips sederhana seperti tidur cukup, olahraga ringan, memasak sendiri, serta mengurangi gaya hidup konsumtif, pekerja di Bengkulu bisa menjaga keseimbangan antara kesehatan dan keuangan meski dengan gaji UMP.















