Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis hingga kini belum terealisasi di Provinsi Bengkulu, meskipun sudah berjalan di 31 provinsi lain. Untuk memastikan kelanjutan program ini, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH, MH, beserta rombongan melakukan kunjungan ke Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta.
Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor BGN, rombongan diterima oleh Deputi Kerjasama dan Promosi BGN, Nyoto Wiguna, bersama dengan stafnya. Usin menyampaikan keprihatinannya terhadap keterlambatan pelaksanaan program yang dinilai penting bagi masyarakat Bengkulu.
“Jika di provinsi lain sudah menikmati makan bergizi gratis, di Bengkulu baru makan angin,” ujar Usin dengan nada bercanda dalam diskusi tersebut. Menanggapi hal ini, Nyoto Wiguna menjelaskan bahwa persiapan program untuk Bengkulu masih menghadapi beberapa kendala yang perlu segera diselesaikan.
Kendala Pelaksanaan Program
Menurut Nyoto, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah banyaknya pengajuan mitra mandiri di Bengkulu yang belum memenuhi standar minimal yang ditetapkan oleh BGN. Hal ini menjadi faktor utama yang menyebabkan keterlambatan implementasi di provinsi tersebut. Namun, Nyoto memastikan bahwa program ini dijadwalkan mulai berjalan di tiga titik wilayah pada 3 Februari 2025.
Langkah-Langkah Percepatan
Untuk mempercepat implementasi program Makan Bergizi Gratis di Bengkulu, BGN meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD, khususnya Komisi IV, dengan beberapa langkah strategis sebagai berikut:
- Percepatan Perizinan
Memastikan percepatan perizinan fasilitas dapur melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. - Pendataan Sasaran Program
Mengawal dan menginisiasi pendataan sasaran program, termasuk pelajar dan kelompok prioritas lainnya, untuk menghindari tumpang tindih data. - Pola Layanan Bagi Kelompok Rentan
Merancang pola layanan khusus bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah cakupan dapur agar mereka dapat menerima manfaat program secara optimal. - Koordinasi dengan BGN
Melakukan koordinasi aktif dengan BGN terkait pengajuan mitra mandiri di daerah untuk memastikan kesiapan mitra dalam menjalankan program.
Dukungan DPRD Bengkulu
Menanggapi permintaan dari BGN, Usin Abdisyah Putra Sembiring menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung percepatan realisasi program ini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan BGN sangat penting agar manfaat dari program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan oleh masyarakat Bengkulu, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil.














