Masjid Sultan Abdullah di Lebong Akan Dikembalikan ke Warna Hijau, Ini Kata Bupati Azhari
Masjid Sultan Abdullah di Lebong Akan Dikembalikan ke Warna Hijau, Ini Kata Bupati Azhari

Masjid Sultan Abdullah di Lebong Akan Dikembalikan ke Warna Hijau, Ini Kata Bupati Azhari

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Lebong Pemerintah Kabupaten Lebong berencana mengembalikan warna Masjid Sultan Abdullah ke warna aslinya, yaitu hijau. Langkah ini diambil setelah sebelumnya masjid yang menjadi ikon Bumi Swarang Patang Stumang tersebut diubah menjadi warna biru oleh Bupati Lebong periode 2020 – 2024.

Alasan Pengembalian Warna Hijau

Menurut Bupati Lebong, Azhari, SH, MH, perubahan warna ini dilakukan karena banyaknya aspirasi dari tokoh presedium dan masyarakat yang menginginkan warna asli masjid dikembalikan.
“Ya, masjid kebanggaan masyarakat Bumi Swarang Patang Stumang ini akan kita rubah menjadi warna hijau kembali,” kata Azhari.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah mendengarkan berbagai masukan dari masyarakat dan tokoh-tokoh setempat yang merasa warna hijau lebih mewakili identitas Masjid Sultan Abdullah.

Penganggaran dan Renovasi Masjid Sultan Abdullah

Bupati Azhari menjelaskan bahwa anggaran untuk mengembalikan warna Masjid Sultan Abdullah ke warna hijau akan dianggarkan pada tahun ini. Proses pengecatan ulang ini membutuhkan waktu dan anggaran yang tidak sedikit.

“Selaim merubah warna, kita akan merenovasi masjid kebanggaan masyarakat Lebong. Sehingga benar-benar menjadi ikon Bumi Swarang Patang Stumang,” tambahnya.

Ajakan Memakmurkan Masjid

Tidak hanya melakukan pengecatan ulang, Bupati Azhari juga mengajak seluruh masyarakat untuk memakmurkan Masjid Sultan Abdullah. Harapannya, perubahan ini dapat membuat masjid menjadi tempat ibadah yang lebih nyaman dan menjadi kebanggaan masyarakat Lebong.

“Mari kita makmurkan Masjid Sultan Abdullah ini. Semoga, amal ibadah kita diterima di sisi Allah SWT,” tutup Azhari.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang secara aktif melaporkan perkembangan daerah, peristiwa lokal, dan isu-isu masyarakat dengan penekanan pada akurasi serta kejelasan informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *