Scroll untuk baca artikel
Alaku
Alaku
Alaku
Alaku
News

Kelompok Tawuran di Jambi berhasil Diamankan Polisi

×

Kelompok Tawuran di Jambi berhasil Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini
Alaku

Polisi telah berhasil mengamankan 3 orang remaja yang akan melakukan tawuran di kawasan Tugu Pers, Kota Jambi. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa kayu panjang dan pisau.

“Iya tadi subuh sekitar pukul 04.50 WIB, tim Patroli Serigala Kota mengamankan 3 orang remaja beserta barang bukti kayu dan pisau,” kata Kapolsek Telanaipura AKP Harefa, Rabu (30/8/2023) dilangsir detikSumbagsel.

Alaku

Ketiga orang tersebut berhasil diamankan saat sedang berkumpul di Tugu Pers, Kelurahan Murni, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Ketiga remaja yang diantaranya berusia 15,16, dan 17. Semuanya masih berstatus pelajar di Kota Jambi.

Melalui keterangan yang didapat AKP Harefa menerangkan bahwa penindakan berawal dari Patroli tim Serigala Polresta Jambi yang melakukan patroli secara rutin. Kemudian, tim melihat ada segerombolan remaja sedang berkumpul di Tugu Pers, Kota Jambi.

Melihat para pemuda itu, polisi langsung ambil tindakan dengan mendekati rombongan pemuda itu. Alhasil para remaja itu kocar-kacir melarikan diri.

“Rombongan pemuda itu diduga akan melakukan tawuran antar kelompok. Selanjutnya diamankan beberapa orang dari lokasi kejadian berikut barang bukti yang ditemukan berada dilokasi,” kata dia.

Selain itu dari tangan para remaja itu, polisi juga mengamankan 6 buah kayu panjang sekitar 150 cm, 1 bilah pisau, dan 6 unit sepeda motor. Remaja dan semua barang bukti itu kemudian langsung diamankan di Polsek Telanaipura.

Setelah di bawak ke polsek. Harefa mengatakan polisi telah melakukan panggilan orang tua, ketua RT tempat tinggal masing-masing, hingga guru dari masing-masing sekolah terhadap para pelaku. Remaja itu dimintai membuat surat pernyataan untuk tidak kembali mengulangi kejadian dan memberikan imbauan dan pemahaman hukum.

Pemahaman hukum sangat penting untuk disampaikan kepada para pelajar yang terlibat dalam tawuran. Pemberian pemahaman ini bisa membantu mereka menyadari konsekuensi hukum dari tindakan mereka dan mendorong mereka untuk menghindari perilaku yang merugikan.

Para pelajar perlu diberitahu bahwa tawuran adalah pelanggaran hukum di Indonesia. Ini melibatkan penggunaan kekerasan fisik, yang dapat mengakibatkan cedera serius atau bahkan kematian. Mereka dapat dihadapkan pada tuntutan hukum yang serius jika terlibat dalam tawuran.

Para pelajar perlu mengetahui sanksi hukum yang mungkin dihadapi jika terlibat dalam tawuran. Ini termasuk tuntutan hukum, penahanan oleh pihak berwenang, dan catatan kriminal yang dapat memengaruhi masa depan mereka.

Tindakan tawuran dapat berdampak negatif pada masa depan pelajar. Catatan kriminal atau keterlibatan dalam tindakan kekerasan dapat membuat mereka kesulitan mendapatkan pekerjaan, melanjutkan pendidikan, atau meraih cita-cita mereka.

Para pelajar perlu mendapatkan pemahaman tentang pentingnya penyelesaian damai konflik. Mereka harus tahu bahwa ada cara-cara yang lebih baik untuk menyelesaikan perselisihan atau konflik, seperti berbicara dengan orang yang terlibat atau melaporkan masalah kepada pihak berwenang atau guru.

Dalam beberapa kasus, pendampingan hukum mungkin diperlukan. Para pelajar perlu tahu bahwa mereka memiliki hak untuk mendapatkan bantuan hukum jika mereka terlibat dalam masalah hukum.

Orang tua juga harus terlibat dalam memberikan pemahaman tentang hukum kepada anak-anak mereka. Mereka dapat membimbing anak-anak mereka tentang perilaku yang benar dan konsekuensi dari tindakan buruk.

Selain pemahaman hukum, pendidikan karakter juga penting. Para pelajar perlu dipahamkan tentang nilai-nilai seperti rasa hormat, empati, dan toleransi agar mereka bisa menjadi individu yang lebih baik.

Pemahaman hukum dan pendidikan karakter adalah bagian penting dari upaya pencegahan tawuran dan perilaku kekerasan di kalangan pelajar. Dengan memberikan pemahaman ini kepada para pelajar, diharapkan mereka akan lebih menyadari konsekuensi tindakan mereka dan memilih untuk menghindari tawuran serta perilaku negatif lainnya.

Alaku
Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *