Scroll untuk baca artikel
Alaku
Alaku
Alaku
Alaku
News

FIFA Matchday Cuma Sekali Bulan September, Ini Alasan PSSI

×

FIFA Matchday Cuma Sekali Bulan September, Ini Alasan PSSI

Sebarkan artikel ini
FIFA Matchday
FIFA Matchday Cuma Sekali Bulan September, Ini Alasan PSSI
Alaku

PSSI terkait keputusan mereka untuk hanya menjadwalkan Timnas Indonesia bermain sekali pada FIFA Matchday Bulan September menarik perhatian banyak pihak. Alasan di balik keputusan ini ternyata berkaitan dengan bentrok jadwal yang terjadi dengan Timnas Indonesia U-23.

Rencananya, pada 8 September, Timnas Indonesia akan bertanding melawan Turkmenistan di Stadion Utama Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, dalam rangkaian jeda internasional FIFA yang berlangsung dari 4 hingga 12 September. Biasanya, setiap tim memanfaatkan kesempatan ini untuk menggelar uji coba dua kali, tetapi PSSI memutuskan untuk hanya menyelenggarakan satu pertandingan untuk Timnas Indonesia.

Alaku

Dalam konteks ini, ada kabar bahwa jadwal pertandingan Timnas Indonesia U-23 juga bertepatan dengan jeda internasional yang sama. Konflik jadwal inilah yang menjadi pemicu utama di balik keputusan PSSI untuk membatasi pertandingan Timnas Indonesia menjadi hanya satu kali pada bulan tersebut.

Meskipun alasan tersebut telah diungkapkan, beberapa pihak mungkin masih bertanya-tanya mengenai pertimbangan mendalam di balik keputusan tersebut. Keterbatasan sumber daya, situasi pandemi, atau pertimbangan teknis lainnya mungkin turut berperan dalam pemilihan ini.

Banyak pihak akan menantikan langkah selanjutnya dari PSSI dan bagaimana ini akan berdampak pada kesiapan Timnas Indonesia menghadapi kompetisi internasional di masa depan. Semoga keputusan ini memberikan manfaat dan hasil yang positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

“Mengenai jadwal pertandingan timnas, tentu kita tidak bisa mengisi FIFA Matchday secara seperti sebelumnya, di mana bisa mengisi dua pertandingan,” kata Ketum PSSI Erick Thohir dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (20/7/2023).

“Karena mesti ingat, kita menjadi tuan rumah (Kualifikasi) Piala Asia U-23 di Solo. Tanggal 9 dan 12 (September) akan ada pertandingan, dan komposisi timnas pun banyak usia muda, di bawah u-23,” ujarnya menambahkan.

Dengan bangga, Timnas Indonesia U-23 telah ditunjuk sebagai tuan rumah Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 yang akan berlangsung pada rentang waktu 6 hingga 12 September. Dalam kesempatan ini, Garuda Muda akan menjamu tim lawan yang tangguh, Taiwan, pada tanggal 9 September, diikuti oleh laga melawan Turkmenistan pada 12 September.

Menjadi tuan rumah acara sepak bola tingkat regional seperti Kualifikasi Piala Asia U-23 merupakan sebuah kehormatan bagi Indonesia, dan kesempatan ini tentu akan disambut dengan semangat dan persiapan yang matang. Dengan dukungan penuh dari para suporter setia, Timnas Indonesia U-23 akan berupaya memperlihatkan performa terbaiknya dan membuktikan kemampuan mereka dalam persaingan yang ketat untuk meraih tiket menuju Piala Asia U-23 2024.

Pertandingan melawan Taiwan dan Turkmenistan diharapkan menjadi ajang yang menarik dan menegangkan, di mana para pemain muda Indonesia akan menunjukkan kemampuan teknis dan taktikal mereka yang terus berkembang. Selain itu, menjadi tuan rumah juga memberikan keuntungan dalam hal dukungan atmosfer stadion yang berapi-api, yang diharapkan dapat memberikan semangat ekstra bagi Garuda Muda.

Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 akan menjadi panggung yang penting bagi Timnas Indonesia U-23 untuk mengukur sejauh mana progres mereka dalam persiapan menghadapi kompetisi tingkat Asia. Harapan seluruh bangsa berada di pundak para pemain, pelatih, dan staf tim untuk dapat berprestasi gemilang dan membawa kebanggaan bagi Indonesia. Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi, mari kita dukung perjuangan Timnas Indonesia U-23 dalam perjalanan menuju Piala Asia U-23 2024. Merah Putih, maju terus!

Sementara itu skuad timnas senior banyak yang akan membantu di Timnas U-23. Karena jadwal yang mepet itulah membuat PSSI kesulitan mengagendakan dua agenda timnas senior di jeda internasional Bulan September.

“Artinya, kita akan mengisi hanya satu pertandingan, yaitu tanggal 8 lawan Turkmenistan, itu nanti di Gelora Bung Tomo Surabaya,” ucap Erick Thohir.

“Jadi hanya 1 (pertandingan), tidak mengisi 2. Karena kita harus memastikan pemain ini bisa mengisi program pertandingan di Bulan September,” tuturnya.

Alaku
Alaku

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *