Scroll untuk baca artikel
Alaku
Alaku
Alaku
Alaku
News

Arti Fastabiqul Khairat? Ini Penjelasan dan Contohnya

×

Arti Fastabiqul Khairat? Ini Penjelasan dan Contohnya

Sebarkan artikel ini
Arti Fastabiqul Khairat? Ini Penjelasan dan Contohnya
Arti Fastabiqul Khairat? Ini Penjelasan dan Contohnya - foto dok gema risalah
Alaku

Fastabiqul khairat yang artinya berlomba-lomba dalam kebaikan. Ada banyak keuntungan saat melakukan fastabiqul khairat yakni, dapat memanfaatkan waktu dengan cara terbaik, menambah pahala, serta menjauhkan dari godaan-godaan setan yang menyesatkan.
Dengan seperti orang yang mengikuti sebuah perlombaan, ini perlu dilakukan usaha yang maksimal agar bisa mencapai tujuan dan kemenangan. Dalam agama Islam pun juga terdapat perlombaan untuk berbuat kebaikan yang diperintahkan kepada setiap umat muslim.

Berlomba-lomba dalam kebaikan ini diperintahkan Allah SWT dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 148 yang bunyinya,

Alaku

وَلِكُلٍّ وِّجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيْهَا فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اَيْنَ مَا تَكُوْنُوْا يَأْتِ بِكُمُ اللّٰهُ جَمِيْعًا ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Artinya: “Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Manfaat dari mengamalkan prinsip “Fastabiqul Khairat” atau “berlomba-lombalah dalam kebaikan”

1. Peningkatan Kebaikan:
Prinsip ini mendorong individu untuk aktif dalam melakukan tindakan-tindakan baik. Dengan berlomba-lomba dalam kebaikan, banyak amal baik dapat dicapai dan meningkatkan kualitas hidup orang lain serta masyarakat secara keseluruhan.

2. Pemberdayaan Individu:
Melalui kompetisi dalam melakukan kebaikan, individu merasa termotivasi untuk mengembangkan diri mereka sendiri dan berkontribusi positif terhadap masyarakat. Ini dapat memicu rasa tanggung jawab dan pemberdayaan.

3. Pengaruh Positif:
Ketika banyak orang berlomba dalam kebaikan, dampak positif yang dihasilkan dapat menular ke lingkungan sekitarnya. Ini bisa menginspirasi orang lain untuk juga ikut terlibat dalam tindakan kebaikan.

4. Solidaritas dan Kemitraan:
Prinsip ini mendorong kerjasama dan kolaborasi dalam melakukan kebaikan. Individu dapat saling mendukung, berbagi ide, dan bersama-sama mencapai tujuan yang lebih besar.

5. Pertumbuhan Spiritual:
Melakukan tindakan-tindakan kebaikan dapat memperkuat dimensi spiritual seseorang. Berlomba-lomba dalam kebaikan membantu individu merasa lebih terhubung dengan nilai-nilai moral dan etika yang lebih tinggi.

6. Peningkatan Kualitas Hidup:
Membantu orang lain, berpartisipasi dalam kerja-kerja amal, atau berkontribusi pada masyarakat dapat memberikan rasa kepuasan dan kebahagiaan yang mendalam. Ini berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.

7. Penciptaan Lingkungan Positif:
Prinsip “Fastabiqul Khairat” dapat menciptakan lingkungan di mana tindakan-tindakan positif dihargai dan diapresiasi. Ini menciptakan atmosfer yang mendukung perkembangan sosial dan moral.

Dan ada beberapa contoh kegiatan yang dapat dianggap sebagai pelaksanaan prinsip “Fastabiqul Khairat” atau “berlomba-lombalah dalam kebaikan”

• Kampanye Sosial:Mengorganisir kampanye untuk membantu orang yang membutuhkan, seperti mengumpulkan dan mendistribusikan makanan, pakaian, atau perlengkapan lainnya kepada mereka yang kurang beruntung.

• Relawan di Panti Asuhan:Menjadi relawan di panti asuhan atau rumah singgah untuk memberikan dukungan emosional, pendidikan, atau hiburan kepada anak-anak atau orang dewasa yang tinggal di sana.

• Program Penggalangan Dana: Mengadakan acara atau kampanye penggalangan dana untuk mendukung penyembuhan penyakit, bencana alam, atau proyek amal lainnya.

• Mengajar dan Berbagi Pengetahuan: Menyediakan waktu untuk mengajar anak-anak atau orang dewasa yang kurang beruntung, baik dalam bidang pendidikan formal atau keterampilan praktis.

• Membersihkan Lingkungan:Melakukan aksi pembersihan lingkungan seperti pantai, taman, atau daerah umum lainnya untuk menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan.

• Membantu Lansia: Mengunjungi lansia di panti jompo atau rumah-rumah mereka untuk memberikan perhatian, bantuan, atau sekadar menghabiskan waktu bersama mereka.

• Mengorganisir Program Kesehatan: Mengadakan klinik kesehatan gratis atau program vaksinasi untuk masyarakat yang membutuhkan.

• Mentoring: Menjadi mentor bagi anak-anak atau remaja dalam bidang akademik, karier, atau perkembangan pribadi.

• Donasi: Memberikan donasi dalam bentuk uang, barang, atau waktu untuk organisasi amal atau lembaga yang membantu mereka yang membutuhkan.

• Menjaga Kebersihan Masjid atau Tempat Ibadah: Berpartisipasi dalam kegiatan menjaga kebersihan dan perawatan tempat ibadah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi jamaah.

• Memberikan Bantuan dalam Bencana: Berpartisipasi dalam upaya bantuan dan pemulihan pasca bencana seperti gempa bumi, banjir, atau badai.

• Aktivitas Sosial untuk Anak-anak: Mengadakan acara olahraga, seni, atau pendidikan yang menyenangkan untuk anak-anak di komunitas Anda.

Semua kegiatan ini merupakan contoh konkret dari bagaimana prinsip “Fastabiqul Khairat” dapat diwujudkan dalam tindakan nyata untuk kebaikan bersama.

Alaku
Alaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *